Kamis, 04 Februari 2010

sebab kau, yang tersayang

menghitung sayang
pada perjalanan panjang
tentang kasih yang begitu lapang

ah, ternyata tak terbilang
pun hingga tak berbilang
membuatku ingin segera pulang
pada hatimu yang amat lapang
pun penuh cahaya terang
bagiku, yang pernah hilang

sebab kau,
bukan sekadar bintang terang
di langit malam, yang menghilang
ketika hari berganti terang

sebab kau,
bukan sekadar kunang-kunang
yang gemar terbang melayang
di antara gelap membayang

sebab kau,
bukan sekadar burung layang-layang
yang kembali ke sarang
ketika senja telah datang

sebab kau,
satu-satunya jiwa yang terpasang
di sebelah jiwaku yang pernah hilang

sebab kau,
yang tersayang
selalu tersimpan dalam ruang
dan tak akan pernah hilang


(24 Januari 2010)

Tidak ada komentar: