Jumat, 09 Oktober 2009

runtuh segala teguh

semalam,
segala tanyaku
telah terjawab dengan segala pilu
segala rasaku
telah bertemu ujungnya dalam segala kelu

aku percaya
lingkaran itu ada
dan bukan sekadar mitos semata
karena dalam kitab-Mu pun Kau telah tuliskan
segala rupa dan kisah nyata

semalam,
telah ku rasakan benturan itu
meruntuhkan segala teguhku
telah ku rasakan logika itu
bertentangan dengan segala rasaku

kau tahu,
selama ini telah ku jaga hatiku
menunggu belahan jiwaku
tanpa menyakiti belahan jiwamu

semalam,
kau jawab segala tanyaku
dengan segala kisahmu
bahwa aku adalah belahan jiwamu
di masa lalu
tepatnya salah satu belahan jiwamu

dan segala teguhku
runtuh di hadapanmu
dalam tangisku tanpa malu-malu

kau tahu,
selama ini ku berontaki poligami
dan telah ku pilih jalanku sendiri
karena aku tak ingin menyakiti jenisku

semalam,
kau kisahkan padaku
tentang lingkaran reinkarnasi itu
dan aku adalah salah satu belahan jiwamu

karena aku adalah arjuna
sang lelananging jagad
sementara aku adalah perempuan
yang telah berikrar setia
menunggu kelahiranmu kembali

semalam,
segala teguhku
runtuh di hadapanmu
dalam tangisku tanpa malu-malu

ketika kau kisahkan aku adalah istrimu
dan kau adalah suamiku
di masa lalu
ribuan tahun lalu

dan, kini kita jalani kisah
dalam tubuh berbeda
meski jiwa kita masih sama
entah sampai kapan
kita akan bertahan
dalam labirin impian









(8 Oktober 2009)

Tidak ada komentar: