Sabtu, 22 Agustus 2009

ulat bulu

ketika kau menganggapku ulat bulu
yang melata di sekujur hatimu
dan, tlah memberi gatal di sekujurmu

ketika kau menganggapku ulat bulu
tlah ku bilang padamu
nafikan saja diriku
tak perlu kau garuk gatal itu
makin kau garuk
makin kau terpuruk

ketika kau menganggapku ulat bulu
duh, ingin hatiku menimpukmu
dengan sekarung pupuk
tepat di jantungmu

ketika kau menganggapku ulat bulu
dan, kau tlah tersedu
di sudut gelap kamarmu

baiklah, aku mengalah
aku ini serupa ulat bulu bagimu
tlah kurayapi sekujur hatimu
dan, telah membuat gatal di sekujurmu
telah membuatmu terpuruk

"Sayang, aku ini ulat bulumu
ulat bulu yang sedang melubangi daundaun hatimu
dan, menjelma kepompong setelahnya
tak akan kurayapi lagi sekujur hatimu
aku akan diam dalam ruangku
hingga kelak ku menjelma kupukupu
yang akan kembali terbang mengunjungi hatimu"














- 22 Agustus 2009 -

Tidak ada komentar: