Jumat, 21 Agustus 2009

Lelaki Kecil Bunda

: untuk Lintang Kejora



ketika usia ragamu kian beranjak susut
tidak dengan usia jiwamu
ia kan tetap muda, sama seperti ketika kau lahir ke dunia
untuk pertama kali dari rahim Bunda

dan, ketika hari ini usia ragamu makin susut
usia jiwamu akan tetap sama
seperti ketika Bunda masih menimangmu dulu

lelaki kecil Bunda, kini telah beranjak dewasa
amat sangat dewasa
tetapi ia akan tetap jadi lelaki kecil di mata Sang Bunda
lelaki kecil yang amat dirindu untuk selalu pulang kembali ke pangkuannya

"Bunda, lelaki kecilmu sedang berjuang hidup di seberang laut sana,
mencari butir demi butir nasi untuk menyambung hidupnya,
mencari tetes demi tetes air untuk menghapus dahaganya."

lelaki kecil Bunda, kini telah beranjak dewasa
amat sangat dewasa
meski luka telah merajam sekujur tubuh dan jiwa
ia tak pernah lelah menapaki usia

lelaki kecil Bunda, kini telah beranjak dewasa
amat sangat dewasa
meski setiap malam selalu terjaga, di sudut kamar gelap
entah untuk apa, entah mengapa

lelaki kecil Bunda, kini telah beranjak dewasa
amat sangat dewasa
meski kadang masih suka menangis seperti bayi
entah untuk apa, entah mengapa

"Bunda, lelaki kecilmu sedang amat sangat terluka oleh cinta,
bukan cinta perempuan, terluka cinta wanita
yang meninggalkannya demi harta
begitulah yang diceritakan lelaki kecilmu padaku beberapa malam ini, Bunda."

lelaki kecil Bunda, kini telah beranjak dewasa
amat sangat dewasa
ia sedang kembali jatuh cinta
dan, ia enggan mengakuinya entah pada siapa

lelaki kecil Bunda, kini telah beranjak dewasa
amat sangat dewasa
ia sedang berjuang menaklukan dunia di bawah kakinya
demi perempuan pujaannya
dan, kelak membawanya sebagai menantu Bunda

"Bunda, ku tahu doa untuk lelaki kecilmu tak pernah terputus
seperti hela nafasmu, seperti detak jantungmu
seperti sakit ketika ia ingin keluar dari rahimmu dulu
dan, kini beri restumu agar lapang setiap jalan langkah
demi menaklukan dunia di bawah kakinya
kelak, ia akan kembali ke pangkuanmu dengan memberimu bangga, Bunda."

lelaki kecil Bunda, kini telah beranjak dewasa
amat sangat dewasa
dan, ia telah membuatmu bangga, Bunda.















- 21 Agustus 2009 -

Tidak ada komentar: