Rabu, 18 Januari 2012

tentang nama yang tak boleh disebut




Oleh: Ririe Rengganis



aku tak tahu lagi bagaimana mesti mengeja namamu. nama yang tak boleh disebut dalam rumahku. nama yang serupa duri menusuk gendang telinga ibuku. nama yang serupa sembilu yang mengiris hati ibuku. nama yang serupa debu mengusik penglihatan ibuku.

aku tak tahu lagi bagaimana mesti mengeja namamu. nama yang begitu biru dalam setiap catatan. nama yang begitu beku mengendap dalam ruang hati. nama yang tersebut diam-diam di alam bawah sadar.

sungguh, aku tak tahu lagi bagaimana mesti mengeja namamu. meski aku ingin mengeja namamu serupa nafas yang tereja dalam hidupku.



(13 Januari 2012)

Tidak ada komentar: