Tampilkan postingan dengan label Untuk NT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Untuk NT. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Maret 2012

another tears


another tears

Oleh: Ririe Rengganis



air mata itu tumpah lagi. ketika dengan berat hati, mulut mesti berucap kisah ini berakhir. ini bukan tentang keraguan padamu, yang telah sekian belas tahun menunggu. ini bukan tentang cinta belia, yang mungkin tidak pernah ada dalam diriku. ini tentang aku, yang mesti menyelesaikan perjalanan sendiri. sebab kutukan itu telah diukir dalam aliran darahku. sebab kutukan itu telah diukir dalam namaku. sebab kutukan itu telah tertulis dalam jalan kisahku.

ya, sejuta kutukan itu memang mesti aku tuntaskan sendiri. sejuta kutukan untukku, yang kelak kuubah sebagai pengubah jalanmu, anak-anakku. sebab kalian berhak hidup lebih baik, ketika zaman makin kejam menghajar tubuh kalian.

ya, sejuta kutukan itu mesti aku telan sendiri. mengunyahnya diam-diam. dan kelak memuntahkannya sebagai bunga-bunga di taman. tempat kalian bercanda dengan seribu kupu-kupu di musim semi yang baru.



(15 Maret 2012)

Rabu, 18 Januari 2012

tentang nama yang tak boleh disebut




Oleh: Ririe Rengganis



aku tak tahu lagi bagaimana mesti mengeja namamu. nama yang tak boleh disebut dalam rumahku. nama yang serupa duri menusuk gendang telinga ibuku. nama yang serupa sembilu yang mengiris hati ibuku. nama yang serupa debu mengusik penglihatan ibuku.

aku tak tahu lagi bagaimana mesti mengeja namamu. nama yang begitu biru dalam setiap catatan. nama yang begitu beku mengendap dalam ruang hati. nama yang tersebut diam-diam di alam bawah sadar.

sungguh, aku tak tahu lagi bagaimana mesti mengeja namamu. meski aku ingin mengeja namamu serupa nafas yang tereja dalam hidupku.



(13 Januari 2012)

Selasa, 03 Januari 2012

kisahmu, kemarin.

Oleh: Ririe Rengganis


pada beku airmatamu,
aku temukan rindu
tak tersampaikan
pada tuju.

pada kelu lidahmu,
aku dengar parau
tentang cita
pada satu.

pada diam tubuhmu,
aku lihat gelombang
cinta membuncah
hanya padaku.



(3 Januari 2012)